Rabu, 30 November 2016

10 Tempat Wisata di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

1. Pulau Komodo

 

Pulau Komodo masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo bersama pulau-pulau lain di sekitar Kepulauan Nusa Tenggara. Pada tahun 1986, UNESCO menetapkan tempat wisata di Indonesia ini sebagai salah satu situs warisan dunia. Pulau ini dianggap sebagai habitat binatang komodo yang wajib dilindungi. Salah satu penghargaan tertinggi yang berhasil diraih adalah berhasil masuk dalam jajaran tujuh kejaiban alam di dunia atau yang lebih dikenal dengan New Seven Wonders of Nature pada tahun 2011.
Tempat wisata ini menawarkan keindahan daratan dan alam bawah laut yang luar biasa. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan di sini, mulai dari trekking, menyelam sampai snorkerling.
Untuk trekking, Anda bisa menjelajah pulau bersama rombongan dan seorang ranger atau pemandu. Dalam perjalanan, Anda bisa menemukan komodo yang sedang berburu mangsa atau beristirahat. Ranger akan membekali Anda dengan sebuah tongkat yang ujungnya bercabang. Tongkat ini dipercaya dapat melemahkan komodo saat binatang ini mulai menyerang. Dengan menekan leher komodo menggunakan ujung tongkat yang bercabang, binatang ini seketika akan jinak. Penting bagi Anda untuk menjaga setiap gerakan saat berjalan karena binatang ini sangat peka terhadap gerakan yang tiba-tiba.
Menyelam dan snorkeling di perairan Pulau Komodo tak kalah seru. Tempat wisata ini juga dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya dan menjadi salah satu lokasi menyelam favorit. Yang menarik lagi adalah adanya Pink Beach atau Pantai Merah Muda. Pantai ini adalah salah satu dari tujuh pantai di dunia yang memiliki pasir berwarna kemerahan. Warna ini diduga berasal dari serpihan koral yang hancur dan bercampur bersama pasir pantai. Saat terkena ombak, warna merah semakin terlihat jelas karena basah.


2. Trio Gili

 

Trio Gili merupakan tiga pulau cantik yang ada di Lombok. Ketiga pulau tersebut antara lain Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Ketiganya tak hanya dikenal oleh wisatawan domestik, tapi juga telah berhasil mengundang banyak wisatawan mancanegara untuk datang.
Dari ketiga pulau tersebut, bisa dibilang Gili Trawangan adalah yang paling populer. Selain karena ukurannya yang lebih luas dibanding kedua pulau lainnya, di sini juga telah berdiri banyak tempat hiburan seperti bar dan kafe. Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di tempat wisata ini mulai dari berjemur, menyelam sampai snorkeling. Yang lebih asyik, Anda juga bisa menyewa sepeda atau naik cidomo, kereta kuda semacam delman, untuk berkeliling pulau.
Meskipun Gili Trawangan lebih banyak dikunjungi, namun Gili Meno dan Gili Air tak kalah menarik. Kedua pulau ini juga memiliki keindahan pantai dan alam bawah laut yang menunggu untuk Anda jelajahi. Suasana keduanya relatif lebih sepi dan tenang sehingga cocok untuk Anda yang memang ingin lepas dari keramaian.


3. Raja Ampat

 

Raja Ampat menjadi primadona baru di dunia pariwisata Indonesia. Pesona tempat wisata di Indonesia ini mulai banyak dikenal baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Raja Ampat sendiri merupakan kumpulan dari pulau-pulau di ujung Papua. Ada empat pulau utama di sini, yaitu Waigeo, Misool, Salawati dan Batanta.
Kekayaan alam bawah laut Raja Ampat tak perlu diragukan lagi. Perairan di tempat wisata ini dikenal sebagai salah satu lokasi menyelam dan snorkeling terbaik di dunia. Bahkan The Nature Conservancy menyebut bahwa sekitar 75% biota laut dunia dapat ditemukan di perairan Raja Ampat. Untuk membuktikannya, silakan siapkan perlengakapan menyelam Anda dan mulailah menjelajahi alam bawah lautnya. Bulan Oktober dan November disebut sebagai waktu yang terbaik untuk menyelam di sini karena cuaca dan kondisi perairan sangat ideal.
Selain menyelam, Anda juga bisa menjelajah keindahan daratan pulau-pulau di Raja Ampat ini. Warga setempat akan dengan senang hati menawarkan jasa sebagai pemandu. Selama trekking, Anda juga bisa mampir ke rumah-rumah warga dan berinteraksi secara langsung atau membeli kerajinan tangan seperti patung suku Asmat dan alat musik tradisional hasil karya mereka sebagai suvenir.


4. Danau Sentani

 

Danau Sentani disebut sebagai danau terbesar dengan di Papua. Tak mengherankan memang, karena danau ini memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada di ketinggian 75 meter di atas permukaan laut. Tempat wisata di Indonesia ini dihiasi dengan 21 pulau di sekitarnya yang menjadi perkampungan warga.
Apa saja yang bisa Anda lakukan di sini? Banyak. Anda bisa memancing, berenang atau berkeliling danau dengan perahu sewaan. Jika masih merasa masih kurang, kenapa tak berkunjung ke desa-desa setempat? Anda bisa mampir ke rumah-rumah dan berbincang sambil menikmati kuliner khasnya.
Jika Anda berkunjung pada pertengahan bulan Juni, selamat! Anda bisa sekaligus menikmati Festival Danau Sentani. Festival ini merupakan acara rutin tahunan yang menampilkan berbagai pertunjukkan seni dan budaya Papua. Selain itu, beragam kuliner khas Papua bisa Anda nikmati di sini.

 Sumber : Click

Kamis, 10 November 2016

Jurusan Tours And Travel

TUJUAN PENDIDIKAN
Bidang perjalanan wisata sangat menunjang sekali terhadap perkembangan dan kemajuan pariwisata Indonesia. Keberhasilan pariwisata Indonesia akan sangat ditentukan oleh adanya kelancaran transportasi, akomodasi, dan kenyamanan para pengguna (wisatawan lokal dan mancanegara) selama melakukan perjalanan wisatanya
PROSPEK LULUSAN
Lulusan jurusan Tours and Travel LPP Ariyanti dipersiapkan untuk menjadi tenaga professional dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membuat perencanaan dan manajemen perjalanan wisata, reservasi, marketing, pemanduan wisata, dengan dibekali penguasaan teknologi informasi, bahasa Inggris dan Jepang
PERIJINAN DAN AKREDITASI
Ijin dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung NO KEP : 563/6501/Disnaker/2008
Ijin dari Dinas Pendidikan Kota Bandung dengan SK No. 421.9/3025-PNFI/2009 Tanggal 30 Juni 2009

Sumber : Click Here

Sejarah Akademi Pariwisata Indonesia (AKPINDO)


Akademi Pariwisata Indonesia ( AKPINDO ) Jakarta yang bernaung dibawah Yayasan Lembaga Bina Pendidikan Pariwisata ( YLBPP ) telah berdiri sejak tahun 1967. Namun dalam perjalanan sejarahnya, Akademi ini dirintis pendiriannya dan diasuh pada mulanya oleh Yayasan Bina Dharma hingga tahun 1983
Tahun 1983, Yayasan Bina Dharma sepenuhnya menyerahkan AKPINDO kepada YLBPP, berhubung pendiri utama Bapak Rachmat Mulia, SH pada waktu itu kesehatannya kurang baik. Beliau menyerahkan kepemimpinan Yayasan kepada generasi penerus, yaitu beberapa alumni AKPINDO untuk mengembangkan dan membina AKPINDO sesuai dengan cita-cita beliau dan tujuan pendirian AKPINDO.
Semenjak itu AKPINDO terus menata diri dan berkembang. Lulusannya sampai sekarang ini cukup banyak tersebar di seluruh wilayah tanah air, bahkan ada yang bekerja di luar negeri. Mereka bekerja di industri perhotelan, penerbangan, perusahaan perjalanan, dan kantor-kantor pemerintahaan, seperti Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata dan Dinas-Dinas Pariwisata Daerah, dan instansi-instansi yang terkait. Bahkan ada pula beberapa yang berwiraswasta dalam bidang usaha yang ada kaitannya dengan pariwisata.

City Dituntut Lebih Buas di Depan Gawang


Manchester - Akhir-akhir ini Manchester City menuai hasil kurang memuaskan di Premier League. Gael Clichy menilai hal itu disebabkan karena City tak memaksimalkan peluang.

Dalam empat pertandingan terakhir, City hanya sekali menang kala menghantam West Brom 4-0. Tiga sisanya berakhir imbang dengan skor 1-1 melawan Everton, Southampton, dan terakhir Middlesbrough yang terjadi di Etihad Stadium.

Di tiga pertandingan tersebut, The Citizens memiliki peluang yang cukup untuk memenangi pertandingan. Tercatat City sudah melepaskan total 58 tembakan tapi hanya mampu menghasilkan tiga gol saja.

Tony Apriliani Ikut Mundur, Sejumlah Calon Exco Juga


Jakarta - Tony Apriliani memutuskan mundur dari pencalonan ketua umum PSSI. Keputusan mundur juga diambil oleh beberapa calon anggota Komite Eksekutif.

"Tony Apriliani juga mundur jadi caketum (calon ketua umum). Jadi sekarang tinggal enam orang," ujar Ketua Komite Pemilihan Ketua Umum PSSI, Agum Gumelar, di depan kongres, yang dilangsungkan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.

Tontowi/Liliyana: Pahlawan dari Arena, Wakili Toleransi


Jakarta - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi pahlawan ketika Indonesia tampil di Olimpaide 2016 Rio de Janeiro. Mereka sealigus mewakili toleransi. 

Ketika perbedaan suku, agama, dan ras dijadikan cara untuk memecah belah negara ini, duo pebulutangkis kita mempunyai cara sendiri untuk mengajak bersatu. Mereka menunjukkan kalau Indonesia punya kekuatan raksasa di kancah dunia. 

Rabu, 26 Oktober 2016

Andik Vermansah Kalem Kedah Incar Dirinya di Final Piala Malaysia


Shah Alam - Andik Vermansah menegaskan Kedah FA keliru jika hanya memberi perhatian kepadanya saat laga final Piala Malaysia 2016, Sabtu (30/10/2016), di Stadion Shah Alam, Selangor.
Jelang pertemuan Selangor FA dan Kedah FA di final Piala Malaysia, kubu Kedah diwakili Tan Cheng Hoe (pelatih) dan Mohd Rizal Ghazali (bek kanan) sudah menunjuk Andik sebagai pemain berbahaya yang perlu diwaspadai dan pergerakannya pantas "dirantai" alias mendapatkan penjagaan ketat.
Pergerakan Andik yang lincah menyisir sisi lapangan dan menusuk hingga kotak penalti kerap membuat Kedah FA sudah menyiapkan antisipasi berupa strategi khusus untuk mengikat eks pemain Persebaya itu agar tidak berkutik sepanjang pertandingan.
"Silakan bila ingin mengawal ketat saya. Tapi, mereka keliru jika hanya memusatkan perhatian pada saya," kata Andik ketika seperti dikutip di Harian Metro, Rabu (26/10/2016).
"Saya sudah biasa mendapat penjagaan ketat dari lawan. Tapi, Selangor tidak hanya punya saya. Kami masih memiliki R Gopinathan, Ahmad Hazwan Bakri, dan Patrick Ronaldinho yang juga punya permainan dan pergerakan berbahaya dan bagus. Hazwan bahkan mampu mencetak dua gol di final Piala Malaysia tahun lalu," imbuh pemain asal Jember, Jatim itu.

Takluk dari Espanyol, Barcelona Gagal Jadi Raja Catalunya








Tarragona - Barcelona gagal meraih trofi Piala Super Catalunya usai takluk dari Espanyol dengan skor 0-1, di Estadio Nou Tarragona, Selasa (25/10/2016) atau Rabu (26/10/2016) dini hari WIB. Bomber Felipe Caicedo menjadi pahlawan kemenangan Espanyol setelah mencetak gol pada menit ke-10.
Gol tersebut berawal dari serangan balik Espanyol. Umpan terobosan Jose Antonio Reyes berhasil membela pertahanan Barcelona. Felipe Caicedo berhasil mendahului reaksi Jeremy Mathieu, sehingga langsung berhadapan dengan Jordi Masip. Tanpa kesulitan, sontekan kaki kanan Caicedo berhasil merobek jala Barcelona.